Rabu, 26 September 2012

Perbedaan Ayam Serama dan Ayam Kate



Bila kita tidak mengetahui perbedaan Ayam Serama dengan Ayam Kate,maka kita dapat salah berternak.Karena persamaan paling mendasar adalah bentuk ekor yang hampir sama-sama ke atas.Perbedaan Ayam Serama dan Ayam Kate dapat dibedakan menjadi berikut :
1.Ayam Serama : Dapat berdiri tegak,dada busung dan lebih mungil.Memiliki kaki yang tegak serta panjang.Tinggi dan tidak cebol
2.Ayam Kate : Pendek.dadanya tidak bisa diangkat,tidak berdiri,kakinya kebanyakan pendek.
Cobalah memperhatikan ayam yang anda miliki.Sebelum anda mengatakan ayam serama atau ayam kate.

Asal Usul Ayam Serama


     Serama muncul secara tidak sengaja. Wee Yean Een yang biasa dipanggil Pak Wee semula bereksperimen menyilangkan ayam kapan alias kaki panjang dengan ayam silkie pada 1973. Kapan yang bertubuh ramping dengan bobot 750 gram, dada agak datar, serta ekor cenderung tegak lurus dikawinkan dengan ayam silkie yang bertubuh gempal dan berbobot lebih kecil, 650 gram. Dari penyilangan itu diharapkan muncul kapan bertubuh kecil bak silkie.

     Harapan itu pupus karena persilangan itu malah menghasilkan banyak silkie berkaki panjang. Setelah berulang-ulang, pada tahun 1980-an Pak Wee memperoleh ayam kapan kecil seperti silkie. Berikutnya kedatangan beberapa ekor katai jepang pada 1985 menggugah Pak Wee menyilangkan dengan kapan kecil itu. Katai jepang memiliki penampilan bagus. Dadanya lebar dan punggung sangat pendek mendekati huruf U.

     Hasil persilangan pertama menghasilkan katai jepang berkaki panjang dengan bobot berkisar 650 gram/ekor. Bobot ayam seperti itu masih dianggap Pak Wee terlalu berat. Untuk itu pada 1988 ia menyilangkan keturunan itu dengan katai jepang pilihan. Hasilnya pada 1990 Pak Wee mendapatkan ayam liliput berbobot 500 gram. Sosoknya pun ikut berubah , kepala kecil dan sayap menggantung menjuntai kebawah. Ayam itu terlihat ramping dan ekor lawi lurus menjulang.

     Pak Wee menyemat sebutan klangenan baru hasil silangannya selama 15 tahun itu seperti nama tokoh wayang "Sri Rama". Berikutnya pengucapan lafal Sri Rama sering terpeleset menjadi Serama.
      Personafikasi Serama dengan Sri Rama dianggap tepat. Serama bertingkah seperti raja, anggun, dan gagah. Dengan tubuh kecil, tegak dan dada menonjol keluar. Serama terlihat anggun saat berlenggak-lenggok di atas catwalk. Apalagi saat kepala ayam liliput itu tertarik ke belakang membentuk huruf "S", ia benar-benar terlihat gagah bak satria.

Tentang Ayam Serama

- Dipercaya berasal dari kelantan malaisia hasil persilangan dari berbagai jenis ayam
- Nama serama berasal dari kata Sri Rama dan pada mulanya hewan ini hanya dipelihara dikalangan istana saja.
- Bisa berumur hingga 15 tahun
- Berat ideal adalah dibawah 500 gram atau 1/2 kg.
- Ciri serama yang bagus adalah ekor yang cantik, berdada tegak kepak syap lurus ke bawah.
- Hewan peliharaan yang jinak, manja dan mengenal pemeliharanya.
- Mempunyai gelagat yang menarik, seperti berjalan mundur kebelakang.

Pilihlah Indukan Serama Yang Berkualitas


Untuk memperoleh ayam serama yang berkualitas tak semudah membalikan tangan. Maklum, meskipun kualitas induk bagus, belum tentu bisa menghasilkan anakan berkualitas.

Meski begitu bibit, bobot dan bebet sebaiknya tetap dipertimbangkan saat memilih serama. Toh dalam teori genetik sifat dasar induk pasti akan mengalir dalam darah sang anak. Setidaknya dengan memilih induk bermutu kemungkinan untuk mendapatkan anakan bermutu tinggi lebih besar ketimbang menggunakan induk kualitas rendah.

Induk jantan biasanya mewariskan gaya dan bentuk tubuh. Sedangkan betina mewariskan tonjolan dada dan corak warna bulu. Karena itu saat memilih induk jantan pilih yang mampu bergaya ideal. Sedangkan untuk anatomi tubuh, pilih induk betina yang dadanya menonjol dan bercorak warna indah

Pakan Serama


JAGUNG
merupakan sumber karbohidrat yang sangat penting bagi ayam serama, terutama pada ayam serama dewasa yang masuk pada masa kawin, sebagai salah satu unsur pembentukan cangkang telur bagi ayam serama betina
BIJI – BIJIAN
Terdiri dari berbagai unsur pola pengganti gizi dan kaya akan vitamin, cocok bagi ayam serama yang menjalani diet maupun pada masa pertumbuhan, agar tidak rancu dalam memilih disarankan cukup memberikan pakan yang sudah jadi seperti pakan kenari
KONSENTRAT / VOOR
Merupakan pakan jadi buatan pabrik, yang memiliki kandungan gizi komplit yang dibutuhkan oleh ayam serama, banyak jenis voor yang ada dipasaran, BR-511 sampai BR-594 masing-masing dibedakan karena komposisi kandungan protein, karbohidrat, mineral dsb . disarankan pemakaian voor ini seminim mungkin, untuk menghindari kegemukan pada serama.

Extra Fooding


Extra Fooding atau makanan tambahan tidaklah mutlak hukumnya, hanya bersifat sebagai selingan atau penambah nutrisi yang tidak terdapat pada menu pakan keseharian, berikut ada beberapa macam pakan yang bisa digunakan :
 
JANGKRIK
Merupakan salah satu sumber protein hewani
cukup diberikan 3 hari sekali
 
TAUGE
Berguna untuk meningkatkan kesuburan seksual,
terutama bagi calon indukan betina, bisa diberikan setiap hari
 
ULAT HONGKONG
Salah satu protein Hewani yang mempunyai kadar tinggi bersifat panas, disarankan tidak berlebihan  dapat mengakibatkan sakit mata hingga kebutaan
 
MINYAK IKAN
Kaya akan vitamin A dan E,
mampu menjaga ayam dari perubahan cuaca dan serangan penyakit massal

Makanan Tambahan Untuk Ayam Serama


Pepaya berperan melancarkan pencernaan. Usus serama yang pendek membuat ayam rentan sembelit jika makanan menumpuk disaluran pencernaan. Karena itu diperlukan makanan tambahan yang melancarkan pencernaan. Pepaya juga kaya vitamin c yang berperan meningkatkan kekebalan tubuh ayam.

Sebelum diberikan potong pepaya berbentuk dadu dengan diameter 5 mm agar serama mudah menyantapnya. Pepaya sebaiknya diberikan pada tempat yang terpisah dari pakan biasa. Dalam sehari pepaya diberikan minimal 2 kali yakni sesudah pemberian pakan biasa.

Selain sebgai penghias taman, daun bambu juga bisa menjadi makanan tambahan bagi ayam serama. setiap pagi, sahasdi mengumbar serama dihalaman dan membiarkan serama mematuk daun-daun bambu. Menurutnya daun bambu dapat meningkatkan kekebalan tubuh serama sehingga lebih tahan terhadap penyakit. Dlam pengobatan tradisional china, daun bambu sering digunakan sebagai tanaman obat.

Meski tidak mutlak, pemberian suplemen berupa vitamin penting untuk melengkapai kebutuhan nutrisi serama. Vitamin-vitamin unggas dapat diperoleh di toko-toko penyedia sarana produksi ternak. Vitamin biasanya diberikan bersamaan dengan pakan dan minum atau terpisah.

Salah satu jenis suplemen yang diberikan beberapa peternak adalah minyak ikan. Minyak hasil ekstrak lemak ikan itu dipercaya dapat mengkilapkan bulu karena mengandung vitamin E tinggi dan dapat merangsang nafsu makan. Minyak ikan berupa kapsul diberikan 2 kali seminggu. Kapsul disuapkan langsung ke mulut serama.